Prodi Sarjana Terapan Tata Boga UNY Gelar Pengabdian kepada Masyarakat melalui Pelatihan Olahan Sambal Bernilai Ekonomi di Semin Gunungkidul

Program Studi Sarjana Terapan Tata Boga Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan di Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, pada Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Pelatihan Olahan Sambal Bernilai Ekonomi" ini diikuti oleh anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai upaya meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan masyarakat.

Tim pengabdi terdiri atas dosen Program Studi Sarjana Terapan Tata Boga, yaitu Ngabdul Munif, M.Pd., Kurni Marifa, M.Pd., Ezra Chica'al Sandya, M.Pd., Thyara Mahanani, M.Pd., dan Angga R.P.U., M.Sc., dengan didukung oleh beberapa mahasiswa yang turut berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan. Kehadiran dosen dan mahasiswa secara bersama-sama menjadi wujud sinergi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan hidup (life skill) sekaligus menumbuhkan semangat berwirausaha bagi anggota Kelompok Wanita Tani melalui pengembangan produk olahan sambal yang memiliki nilai ekonomi. Sambal dipilih sebagai materi pelatihan karena merupakan produk pangan yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, memiliki permintaan pasar yang tinggi, serta berpotensi dikembangkan menjadi produk usaha mikro dengan modal yang relatif terjangkau.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai peluang usaha berbasis produk olahan pangan, dilanjutkan dengan praktik pembuatan berbagai varian sambal menggunakan bahan baku lokal. Peserta juga memperoleh pelatihan mengenai teknik pengemasan dan pelabelan produk yang menarik, higienis, dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Selain itu, tim pengabdi memberikan pendampingan mengenai strategi pemasaran sederhana serta pengelolaan usaha mikro agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing dan peluang berkembang menjadi sumber pendapatan keluarga.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi pelatihan. Melalui praktik secara langsung, anggota Kelompok Wanita Tani memperoleh pengalaman baru mengenai proses produksi sambal yang aman, higienis, memiliki daya simpan lebih baik, serta memenuhi aspek kualitas produk yang bernilai jual. Diskusi interaktif yang berlangsung juga membuka wawasan peserta mengenai pentingnya inovasi produk, pengemasan yang menarik, serta pemanfaatan media pemasaran untuk memperluas jangkauan konsumen.

Melalui kegiatan pengabdian ini, terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi peserta dalam mengembangkan usaha berbasis olahan sambal. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi anggota Kelompok Wanita Tani untuk menciptakan peluang usaha mandiri yang berkelanjutan, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat peran perempuan sebagai pelaku usaha mikro di tingkat lokal. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata kontribusi Program Studi Sarjana Terapan Tata Boga Fakultas Vokasi UNY dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui inovasi pangan dan pengembangan kewirausahaan berbasis potensi daerah.